Sunday, 8 July 2012

Pesan dari Seorang Pecinta Rasul


Pesan dari seorang Hubabah Bahiyyah..

“Bagi kita cara mendekatkan diri kepada Allah SWT yang paling mungkin kita lakukan adalah dengan mencintai Nabi Muhammad.

Cintai Nabi sekemampuanmu mencintai seseorang..

Cintai beliau hingga jadi ringan bagimu mengerjakan sunnah-sunnah beliau..

Cintai beliau hingga lisanmu memiliki kegemaran bersholawat dan menyebut-nyebut namanya..

Cintai beliau maka cinta itu akan membawamu padanya, pada syafaatnya, pada cinta Allah di puncaknya.”

sumber : alaydrus, halimah. 2010. Bidadari Bumi. Jakarta : Wafa Production

Saturday, 3 September 2011

Indahnya Cinta Tsauban

Suatu ketika Rasulullah Saw. meninggalkan Tsauban, pembantunya, sepanjang hari..

Tatkala beliau datang, Tsauban berkata, “Sungguh engkau telah membuatku khawatir, wahai Rasulullah.”

Tsauban pun menangis.

Nabi bertanya kepadanya, “Apakah hal ini yang membuatmu menangis?”

Friday, 2 September 2011

Orang yang Paling Bangkrut


“Tahukah kalian siapa orang yang paling bangkrut ?”

Kemudian mereka menjawab,

“Orang yang bangkrut adalah yang tidak mempunyai uang dan harta, ya Rasul..”

Rasulullah Saw. kemudian menjelaskan,

Orang yang bangkrut di antara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa shalat,

"..akan membuat Nabi lebih bahagia.”


Pada saat pembebasan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) memutuskan untuk memeluk Islam. Ia memeluk islam pada saat usianya sudah sangat tua dan saat itu ia sudah buta.

Kemudian Abu Bakar membopongnya ke hadapan Nabi Saw. untuk menyatakan keislamannya sekaligus berbaiat kepadanya.

Nabi Saw. bertanya kepada Abu Bakar,

“Wahai Abu Bakar, mengapa tidak kau biarkan orangtua ini berada di rumah dan kita yang mendatanginya?”

Friday, 12 August 2011

dari 1000 manusia, hanya 1 yang masuk SURGA ?

Dari Abu Sa'id Radhiyallahu' anhu, dia berkata, "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

Pada hari itu, Allah memanggil Nabi Adam as..

“Hai Adam!”

Nabi Adam as. Segera memenuhi panggilan-Nya, “Hamba ya Allah, segala kebaikan bagi-Mu.”

Kemudian, Allah bertanya..

“Sudah datangkah utusan neraka itu ?”

Nabi Adam as. balik bertanya..

“Apakah kiranya utusan neraka itu?”

“Yaitu setiap 1000 utusan neraka akan mengambil sebanyak 999 orang,” jelas Allah.

Pada hari itu, terjadi perubahan yang menakjubkan. Tiba-tiba anak kecil menjadi tua, wanita yang mengandung seketika itu melahirkan, dan orang-orang bagaikan mabuk kepayang, padahal ketika itu mereka tidak sedang mabuk, melainkan tergoncang karena siksa Allah yang sangat keras.

Mendapat gambaran seperti itu, para sahabat bertanya kepada Rasulullah saw dengan nada cemas..

“Ya Rasulullah! Siapa di antara kami yang termasuk calon penghuni neraka?"

Rasulullah menjawab, "Bergembiralah kalian, karena (perbandingannya penghuni neraka) jika dari kaum Ya'juj Ma'juj ada 1000 orang, maka dari kalian adalah satu orang. Demi yang menguasai diriku, aku sangat mengharapkan agar sepertiga penghuni surga adalah kalian"

Maka kami (para sahabat) langsung bertahmid dan bertakbir kepada Allah.

Kemudian Rasulullah Saw bersabda lagi, "Dan demi jiwa Muhammad yang berada di tangan-Nya, sungguh aku sangat berharap agar kalian adalah 1/3 dari penghuni surga." Maka kami pun langsung bertahmid dan bertakbir kepada Allah.

Kemudian beliau bersabda lagi, "Dan demi jiwa Muhammad yang berada di tangan-Nya, sungguh aku sangat mengharapkan kalian termasuk setengah dari penghuni surga.
Sesungguhnya perumpamaan kalian dari umat-umat lain adalah bagaikan bulu putih di kulit lembu hitam, atau bagaikan belang di kaki himar

{Muslim 1/139-140}


Hai manusia, bertakwalah kepada Rabb-mu! Sesungguhnya kegoncangan hari Kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk,akan tetapi adzab Allâh itu sangat keras.” (QS.Al-Hajj:1-2)

Semoga sedikit kisah ini bisa mengingatkan kita akan siksa-Nya yang nyata.. mengingatkan kita bahwa hari kiamat itu pasti datang dan semakin dekat.. Semoga sedikit kisah ini bisa membuat kita kembali membuka hati dan mata ini untuk senantiasa mendekatkan diri kepada yang Maha Melindungi, Allah Swt.

Thursday, 21 July 2011

Sholawat Muhammad-Opick






Ya Nabi Salam Alaika
Ya Rasul Salam Alaika
Ya Habib Salam Alaika
Sholawatullah Alaika

Saturday, 9 July 2011

“Apakah kau sedang memasak batu ?!”

Pada masa pemerintahan khalifah Umar bin Khattab, hampir setiap malam beliau melakukan perjalanan secara diam-diam keluar-masuk kampung hanya untuk mengetahui kehidupan rakyatnya. Beliau khawatir ada hak-hak mereka yang belum dipenuhi oleh aparat pemerintahannya.

Malam itu, khalifah Umar bersama pembantunya melakukan perjalanan ke suatu daerah terpencil. Kemudian terdengarlah suara tangisan gadis kecil dari sebuah rumah yang sudah tidak layak huni. Tangisan gadis itu terus menerus terdengar. Khalifah Umar dan pembantunya pun bergegas mendekati rumah tersebut.

Setelah mendekat, terlihat oleh Umar seorang ibu yang sedang memasak di atas tungku api. Ibu itu terus mengaduk-aduk panci tersebut dengan sendok kayu yang panjang. Asap dari panci itu terus mengepul.