Friday, 8 July 2011

Lelaki itu dirimu..

Di sudut kota Madinah, ada seorang pengemis tua. Tubuhnya renta , matanya buta, dan dia adalah seorang Yahudi. Setiap hari ia duduk dan menunggu seseorang menghampirinya untuk memberi atau melemparkan sejumlah receh untuknya.

Hari ini dia menunggu seseorang yang setiap pagi selalu jadi yang pertama yang menghampirinya. Pengemis itu yakin, hari ini tak akan berubah. Lelaki itu akan datang dan menyuapkan makanan lunak untuknya.

Tak lama, terdengar suara langkah yang tidak asing lagi bagi pengemis itu.Seseorang itu datang.Pengemis itu lantas siap untuk mengucapkan kata yang ia ucapkan setiap kali ada orang yang menghampirinya..

Janganlah engkau mendekati Muhammad! Karena dia orang gila, pembohong,dan tukang sihir! Jika engkau mendekatinya, engkau akan dipengaruhinya.”



Setelah selesai mengucapkan kalimat andalannya. Seseorang itu menyuapkan makanan lunak kepada pengemis tua itu dengan mulutnya sendiri dengan penuh kelembutan. Bagaikan induk burung yang menyuapi anaknya melalui paruhnya.

Makanan yang lembut sekali pun sulit dikunyah oleh pengemis tua itu. Jadi, kedatangan seseorang itu sungguh membantunya. Pengemis itu tidak perlu melakukan apa pun. Hanya dengan mengangkat mulutnya, makanan yang halus siap ditelan oleh rongga mulutnya. Seseorang itu mengunyahkan makanan untuk pengemis tua itu, perlahan hingga habis makanan yang ia bawa.

Janganlah engkau mendekati Muhammad,. Jangan.. karena dia orang gila, pembohong,dan tukang sihir! Jika engkau mendekatinya,engkau akan dipengaruhinya,” penegemis itu melanjutkan.

 Seseorang itu hanya tersenyum dan tidak bersuara. Dia bangkit perlahan setelah pengemis itu selesai dengan makanannya. Ia bangkit lalu meninggalkan si pengemis itu. Langkahnya tegap dan berwibawa.

Lelaki itu.. dirimu, wahai Rasulullah..

Rasulullah SAW terus melakukan hal ini sampai beliau wafat. Setelah beliau wafat, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap hari kepada pengemis buta itu.

Suatu hari, Abu Bakar RA salah seorang sahabat terdekat Rasulullah SAW berkunjung ke rumah Aisyah RA,anaknya yang merupakan istri Rasulullah SAW.

 “Anakku,adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?”Tanya Abu Bakar RA,
 “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja,” jawab Aisyah,
 “Apakkah itu?”Tanya Abu Bakar RA,
 “Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana.”

Keesokan harinya, Abu Bakar RA pergi ke pasar dengan membawakan makanan untuk pengemis Yahudi itu. Abu Bakar RA kemudian menghampiri pengemis itu dan memberikan makanan untuknya. Saat Abu Bakar RA mulai menyuapinya. Pengemis Yahudi itu marah dan berkata,
“Siapakah kamu ?!”
“Aku orang yang biasa (mendatangi engkau)” jawab Abu Bakar RA,
“Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku! Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku,” bantah pengemis itu.

Abu Bakar RA tidak kuasa lagi menahan air matanya, beliau menangis dan berkata “Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.”

Ketika itu, pengemis Yahudi itu menangis mendengar penjelasan Abu Bakar RA. Kemudian ia berkata “Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia...”

Pengemis Yahudi itu kemudian bersyahadat di hadapan Abu Bakar RA dan hari itu menjadi seorang muslim :)

Wahai Lelaki Yang Suci Hatinya..
Mengingat engkau dan cintamu pada umatmu selalu membuat hati ini berbunga-bunga..
Rasanya ingin lebih jauh lagi mengenalmu ya Rasulullah SAW..
Rasanya rinduku padamu semakin terasa merasuki hati ini, pemimpinku..
Rindu yang menjadikanku semakin rindu pada Allah SWT..
Ya Rasulullah..
Andaikan seluruh manusia di bumi ini tahu bagaimana engkau dan besarnya cintamu pada umatmu..
Aku yakin mereka semua akan jatuh cinta pada Islam seperti pengemis Yahudi itu..

ya Rasulullah..
semoga rahmat tercurah, senantiasa untukmu..Muhammadku..

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat kepada Nabi. Hai orang-
orang yang beriman, bershalawatlah kamu kepada Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. 33:56)

Allahumma Solli Ala Muhammad..
Ya Allah sampaikan shalawat dan salam untuk junjungan kami, Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya..
Semoga selalu terdengar hingga akhir masa..
 amin

(Alhamdulillah..kisah ini saya ceritakan kembali dari buku biografi Nabi Muhammad SAW, semoga bermanfaat bagi siapapun yang membacanya,maaf jika banyak kekurangan)

No comments:

Post a Comment